KONSEP KELUARGA
Konsep keluarga bukan lagi kaku secara teori konvensional bahwa keluarga terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak kandung. Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dalam suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. (depkes RI 1998)
FUNGSI KELUARGA MENURUT WHO
- Fungsi Biologis
- Fungsi Psikologis
- Fungsi Sosial Budaya
- Fungsi Sosial Ekonomi
- Fungsi Pendidikan
PENYEBAB SINGLE PARENT
- Perceraian
- Kematian
- Kehamilan Diluar nikah
Bagi seorang wanita atau laki-laki yang tidak mau menikah, kemudian
mengadopsi anak orang lain (majalah ayah bunda). Untuk menjadi seorang single parent
mempunyai tantangan yang sangat berat, mereka harus mengasuh dan membesarkan
anak-anak mereka sendiri tanpa bantuan dari pasangannya . sepertinya tak mudah
untuk menyandang setatus ini di tengah-tengah masyarakat kita yang masih
memandang sebelah matan akan keberadaan mereka, dan harus menerima cap negative
dari lingkungannya.
Tentunya
seorang ibu tidak berharap menjadi single parent, keluarga lengkap pastilah
idaman setiap orang, namun ada kalanya nasip berkehendak lain. Menjadi single
parent dalam sebuah rumah tangga tentu saja tidak mudah, harus membutuhkan perjuangan
yang berat untuk membesarkan anak, termasuk memenuhi kebutuhan hidup kelurga
dan yang lebih memberatkan lagi adalah angapan-angapan dari lingkungan yang
sering memojokkan para ibu single parent, hal tersebut bias jadi akan
mempengaruhi kehidupan sianak. Disaat-saat lingkungan tidak derpihak,terkadang
seorang ibu takut jika hal tersebut dapat mempengaruhi perkembangan
anak-anaknya, sehingga diperlukan sikap kuat dan tegar terhadap setiap
tantangan hidupnya sebagai teladan bagi anak-anaknya.
Single parent yang terpisah dengan pasangan
karena bekerja/belajar di kota/Negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti
: merasa kesepian, tidak terpenuhi kebutuhan seks sementara secara de jure ia
seharusnya bias mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat
pasangannya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anaknya
senduri.
Seseorang
yang menjadi single parent karena kematian juga mengalami masalah yang berat.
Kematian pasangan yang mendadak membuat ia tidak siap menerima kenyataan. Namun
jika mendapat pelayanan pendampingan/konselig yang tepat, ia dapat melalui
masa-masa gelapnya.idealnya, ia harus mendapatkan konseling kedudukan yang
tepat sehingga kedudukannya tidak berlarut-larut ( tidak lebih dari 6 bulan ).
Kedudukan yang berlarut-larut memperlambat pemulihan hati anak-anaknya. Selain
itu,beberapa single parent yang di tigal mati pasangannya mengalami masalah
keuangan dan merasa kesepian.
Dibandingkan
dengan kedua jenis single parent di atas, single parent yang berpisah dengan
pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yang lebih serius lagi.
Setidaknya saya mencatat ada 6 masalah besar, yaitu :- Masalah emosional
- Masalah hukum (Hak asuh dll)
- Menjalin hubungan baik dengan dengan mantan suami/istri
- Menghadapi anak
- Masalah dengan lingkungan
- Masalah dengan keuangan
- Kecewa
- Marah
- Mencari Kambing Hitam
- Membenci mantan suami/istri
- Cemburu terhadap rivalnya
- Mudah marah kepada anak-anak
- Luka bathin/trauma
- Kesepian
- Merasa tidak berharga
- Merasa teraniaya oleh lingkungan
- Mengasihani dirinya sendiri
- Single parent yang belum mengih membenci mantan suami/istrinya akan mempengaruhi perkembangan jiwa anak-anaknya.
- Single parent seringkali tidak menyadari bahwa ia bukan "Superman/Super Women/ Wonder Women" sehingga di depan anak-anaknya ia berusaha menunjukkan dirinya perkasa dan dapat menyelesaikan segala sesuatu tanpa orang lain. Ia tidak melihat bahwa anak-anaknya memerlukan tokoh pengganti ayah/ibu.
Single parents paska
perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Karena pengalaman
pahitnya,seseorang single parensnya sering tidak menyadari bahwa sejelek apapun
mantan suami/istri ia tetap ibu/ayah dari anak-anaknya. Sebelum single parens
mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single
parens bahkan berusaha melakukan balas dendam kepada pasangannya dengan
memanfaatkan anak-anaknya.
Apa yang dibutuhkan
seseorang single parents saat mengalami situasi yang sulit pasca perceraian ?
- Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban
- Jika diperlukan, single parent juga bias menjalani terapi untuk recovery dari trauma-traumanya.
- Mendidik anak bersama pasangan saja tidak mudah, apa lagi menjadi single parent yang harus membesarkan dan mengasuh anak seorang diri.
- Untuk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan untuk mengembangkan atau memanfaatkan talentnya dalam kegiatan-kegiatan produktif.
Dampak Single Parent Dikaitkan Dengan Fungsi Keluarga :
- Fungsi seksual dan reproduksi
- Fungsi sosialisasi
- Fungsi ekonomi
- Fungsi budaya
- Fungsi edukasi
- Fungsi agama
- Fungsi perlindungan
Hal-hal yang
perlu dilakukan oleh single parent
1. Keterbukaan
- Menyandang status single parent (janda/duda) sebenarnya bukanlah suatu hal yang harus ditutup-tutupi. Ketika masyarakat menilai status itu dengan prasangka negatif, sebagian orang justru bisa menunjukan bahwa menjadi single parent justru bukan sesuatu yang buruk.
- Sebagai manusia biasa, kehilangan pasangan hidup bisa menimbulkan rasa kesepian, rasa kesendirian yang mendalam biasanya muncul ketika dia sedang dilanda masalah.
- Berbagi cerita dengan orang-orang yang bernasib sama adalah salah satu terapi yang bisa dilakukan untuk mengurangi tekanan psikologis. Kegiatan ini juga dilakukan oleh mereka yang tidak siap menjalani statusnya sebagai single parent (janda/duda). Melalui komunitas berbagi ini mereka dapat membuka diri untuk pergaulan meski tetap masih memilih-milih teman.
- Siapapun tak mau menjadi sigle perent seorang single perent harus siap menjadi ibu sekaligus menjadi ayah bagi anak-anak.
- Boleh saja bekerja keras,tetapi juga harus menjaga kesehatan.Karena kesehatan merupakan hal yang penting bagi seseorang.
- Menjadi single perent harus tahan banting.Tahan dari segala cobaan,ucapan/gossip yang tidak benar.
- Sebagai single perent ,harus tegar dalam berbagai situasi bila selama ini sering menyelesaikan keluarga dengan suami,sekarang harus menghadapinya sendiri.Dan jangan mudah putus asa . Dan yakin bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya.
- Jangan gegabah cepat-cepat mencari pengganti suami.Banyak hal yang harus dipertimbangkan jika ingin memulai hidup baru.
Hal-Hal Yang Harus DiPerhatikan Oleh Single Parent Berkaitan Dengan Anaknya
- Selain berharap ayah dan ibunya
berumur panjang, anak-anak mengharapkan kedua orang tuanya itu senantiasa
hadir ditengah-tengah mereka
- Terjadinya kesepahaman antara
suami dan isteri dalam berbagai hal yang berhungan dengan kehidupan
pribadi dapat berpengaruh pada diri anak
- Terdapatnya sistem dan aturan
yang sama dalam membina rumah tangga dan mendidik anak bukan berarti
meniadakan sistem dan aturan yang lain
- Tersedianya berbagai
perlengkapan rumah tangga tentunya untuk kehidupan yang wajar dan tidak
bermegah-megahan
- Adanya rasa kasih sayang yang
bersumber dari keyakinan dan keimanan, inilah yang akan mempersatukan
suami dan isteri dengan anggota keluarga yang lain
Dilema Anak
Selain
berbagi kiat cara menghadapi stigma sosial, komunitas tersebut juga dapat
saling memberikan masukan tentang bagaimana menjadi orang tua tunggal, untuk
selalu terbuka dengan anaknya dalam berbagai masalah.
Mental Anak
- Ketidakhadiran ayah bagi anak
perempuan tidak memberi dampak yang besar dibandingkan dengan
ketidakhadiran ayah pada anak laki-laki.
- Jangan mengevaluasi anak dengan
kata-kata yang negatif sehingga anak-anak kehilangan kepercayaan diri
- Libatkan dia dengan lingkungan
keluarga yang memiliki anak laki-laki dan izinkan dia untuk mengambil
keputusan atas nama dan untuk dirinya sendiri
Dampak Single Parent Bagi Perkembangan Anak
- Tidak dapat melaksanakan fungsi
sosialnya dengan baik sehingga anak kurang dapat berinteraksi dengan
lingkungan, menjadi minder dan menarik diri
- Pada anak single parent dengan
ekonomi rendah, biasanya nutrisi tidak seimbang sehingga menyebabkan
pertumbuhan dan perkembangan terganggu
- Single parent kurang dapat
menanamkan adat istiadat dan murung dalam keluarga, sehingga anak kurang
dapat bersopan santun dan tidak meneruskan budaya keluarga, serta
mengakibatkan kenakalan karena adanya ketidakselarasan dalam keluarga
- Dibidang pendidikan, single
parent sibuk untuk mencari nafkah sehingga pendidikan anak kurang sempurna
dan tidak optimal
- Dasar pendidikan agama pada
anak single parent biasanya kurang sehingga anak jauh dari nilai agama
- Single parent kurang bisa
melindungi anaknya dari gangguan orang lain, dan bila dalam jangka waktu
lama, maka akan menimbulkan kecemasan pada anak atau gangguan psikologis
yang sangat berpengaruh pada perkembangan anak
Dampak Single Parent Terhadap Ibu
- Beban ekonomi
- Fungsi seksual dan reproduksi
- Hubungan dalam interaksi sosial
Ciri Keluarga Single Parent Yang Berhasil
- Menerima tantangan yang ada
selaku single parent dan berusaha melakukan dengan sebaik-baiknya
- Pengasuhan anak merupakan
prioritas utama
- Disiplin diterapkan secara
konsisten dan demokratis, orang tua tidak kaku dan tidak longgar
- Menekankan pentingnya
komunikasi terbuka dan pengungkapan perasaan
- Mengakui kebutuhan untuk
melindungi anak-anaknya
- Membangun dan memelihara
tradisi dan ritual dalam keluarga
- Percaya diri selaku orang tua
dan independent
- Berwawasan luas dan beretika
positif
- Mampu mengelola waktu dan
kegiatan keluarga
6 Karakter Dalam Keluarga Single Parent Yang Prima
- Adanya kualitas waktu yang
dihabiskan bersama dalam anggota keluarga.
- Memberikan perhatian lebih,
termasuk dalam hal-hal kecil, seperti meninggalkan pesan yang melukiskan
perhatian dari orang tua
- Keluarga yang prima adalah
keluarga yang saling komitmen satu sama lainnya
- Menghormati satu sama lain,
contohnya : dengan mengucapkan atau mengekspresikan rasa sayang kepada
anak-anak, mengucapkan terima kasih pada saat anak-anak selesai melakukan
tugas yang diberikan
- Kemampuan berkomunikasi penting
dalam membangun keluarga yang prima
- Kondisi krisis dan stress
dianggap sebagai tahapan kesempatan untuk terus berkembang
Pentingnya Konseling Untuk Single Parent :
- Menyesuaikan diri terhadap
lingkungan
- Penerimaan ibu dan anak dalam
lingkaran keluarga
- Masuk dalam lingkungan
keluarga/masyarakat secara wajar
- Upaya menyatukan kembali keluarga, bagi keluarga mereka yang ditelantarkan suami/ayah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar